Rabu, 03 Juni 2020

Etios Valco Dibunuh Kakak Kembarnya yang Lahir dari Rahim Berbeda




Pembunuhan itu kejam. Tetapi ini, malah, cerita pembunuhan yang membahagiakan. Hasilnya menyenangkan seluruh pihak pada sebuah keluarga. Bila ada yang berduka, itu buat mereka di luar garis keluarga yang teranjur pelihara anak namanya Etios Valco.

Pada awalnya Etios Valco ini diprediksikan untuk anak yang akan menyenggol sepantarannya di jalan. Tujuannya mobil sekelas atau sama dengan dari bentuk keluaran pabrikasi brand lain. Dari modenya jelas adalah city car.

Bila merujuk di tahun produksi, Agya serta kembarannya namanya sang Ayla terlebih dulu dibuat pada tahun 2012. Etios Valco baru alami persalinan satu tahun selanjutnya. Ini tujuannya apa coba. Apa mereka sebenarnya anak kembar tiga serta harus tunda satu persalinan untuk memberikan surprise?

Etios Valco diprediksikan digunakan muda-mudi di jalanan kota. Harga jadi nanggung sebab untuk memperoleh city car, pasti orang semakin pilih Agya-Ayla. Tidakkah manfaatnya sama. Jumlah muatan serta pintu sama. Yang memperbedakan cuma harga. Etios Valco tambah mahal. Ini benar-benar usaha melahirkan anak untuk didepak. Anak yang tidak diinginkan. Jelas bukan anak kembar tiga.

Pabrikasi Toyota yang menghasilkan Etios Valco selanjutnya hentikan peredarannya pada tahun 2017. Umurnya benar-benar belia, lima tahun. Pasti susah masuk ke kelompok legenda. Belum melalui jaman serta menancap di hati muda-mudi untuk dibuat mobil kontes.

Walau demikian, di tenggang lima tahun itu, peredarannya lumayan luas. Di jalan masih dapat didapati mengaspal. Walau tidak dapat disebutkan semasif sang kembar Agya-Ayla yang menyebar intimidasi pada city car pabrikasi lain.

Hukum jual membeli mobil sisa pada harga tinggi buat produk Toyota tidak berlaku buat Etios Valco. Hukum alam yang berlaku untuk type mobil dengan daya tawar tinggi cuma berlaku buat mobil yang banyak dipakai di warga. Etios Valco ini tidak direken.

Baca : Kengenesan yang Dirasakan Pengendara Motor SmashPeredaran Agya serta Ayla semasing bawa brand bendera tidak sama. Agya lahir dari rahim Toyota serta Daihatsu melahirkan kembarannya, Ayla. Walau demikian, di Indonesia, ke-2 anak ini menyusu di ibu yang sama: Astra Motor Indonesia.

Memakai mesin 1200 cc dengan empat pilihan type, yaitu J, JX, E, serta G, Etios Valco sebenarnya dapat jadi juara di kelasnya. Memiliki bentuk semakin menawan bila dibanding Mitsubishi Mirage atau Honda Brio keluaran pertama. Pasti masih diperdebatkan memakai kacamata estetika.

Diawalnya kehadirannya, yang berminat termasuk tinggi. Data penjulan dari data dealer dapat menandingi pemasaran mobil semua umat: Avanza yang punyai kembaran namanya Xenia. Dari perbandingan harga, buat orang yang kepingin ingin menyopir sendiri serta telah jemu naik angkot, Etios Valco jadi pilihan.

Tapi, itu barusan, kok orangtua mereka ikhlas singkirkan anaknya yang sedang tumbuh itu. Apa tidak dapat tunda kelahirannya saja atau sekaligus luruhkan? Kemungkinan itu lebih bagus dibanding ke-2 kakak kembarnya tidak biarkan berlari-lari.

Tetapi, itu kepentingan kepala rumah tangga, toh sesudah sang adik tidak terlalu boros serta makan ongkos banyak. Telah lahir terakhir, ingin langsung juga menggunakan mesin 1200 cc. Ke-2 kakaknya saja masih ada pilihan 1000 cc.

"Tahu ini, mending saya bunuh diri dalam muatan," kemungkinan semacam itu pernyataan anak namanya Etios Valco itu. Pilihan berlebihan seperti itu pasti lebih bagus daripada dilahirkan lalu dibunuh dengan cara perlahan-lahan. Melihat mekanisme yang direncanakan ke arah liang kubur. Bedebah sekali, bukan.

Nasib malang Etios Valco ini ialah tragedi dalam keluarga otomotif. Bila mengulik data, skema sama sempat juga mendekati beberapa mobil lainnya dari bermacam pabrikasi. Ini cuma diantaranya yang terlihat di pelupuk mata.

Baca : Senangnya Jadi Orang Flores: Jadi Populer Sebab Tidak DikenalLalu, bila telah demikian, apakah yang perlu dilaksanakan? Sebab kita bukan sisi keluarga serta tempat kita cuma konsumen setia. Bukan, tahapnya belum sampai ke situ. Kita cuma sisi kecil dari calon konsumen setia saja. Karena beli sebiji mobil pasti berbeda beli sebungkus kerupuk.

Lagi juga, keluarga besar mereka telah lupakan insiden itu. Lihatlah begitu sang kembar Agya-Ayla dapat mendahului truk tronton di jalan.

Pengalaman Dikejar Sapi saat Berkunjung ke Wonogiri





Telah lama saya tidak pulang ke Wonogiri, persisnya di teritori Baturetno, kampung halaman Bapak. Umumnya saya serta keluarga mudik setahun sekali kesana untuk melepas kangen berjumpa sanak famili.

Tahun ini, sebab ada larangan mudik dari pemerintah buat menahan penebaran virus corona, saya serta keluarga menangguhkan kemauan untuk berkunjung ke Wonogiri. Tunda keberangkatan sampai keadaan kembali lagi aman.

Sebab belum dapat bertegur sapa dengan cara langsung dengan beberapa saudara di Wonogiri, pada akhirnya pembicaraan berjalan melalui video call. Kami bercakap ngalor-ngidul. Semakin jumlahnya bergurau sekalian nostalgia. Hingga kemudian salah satunya saudara menanyakan pada saya.

"Mas Seto, inget tidak kamu sempat dikejar sapi waktu kesini (Wonogiri) kelas 2 SD?"

Alamak. Benar, saya sempat dikejar sapi waktu kelas 2 SD. Apesnya kok mereka masih ingat peristiwa saya dikejar sapi. Benar-benar pengalaman mendebarkan sekaligus juga aib yang membuat malu buat saya. Ya, meskipun ada lucunya , sich.

Ini ceritanya.

Setiap kali bertandang ke Wonogiri, saya hampir tetap tidak menyiakan peluang untuk eksplor sekitar rumah simbok, panggilan saya pada nenek. Tempatnya demikian sunyi serta banyak tempat bermain. Entahlah kebun, bukit, atau bertandang ke kebun. Walau populer panas serta gersang, minim curah hujan, tanah di Wonogiri termasuk subur. Sebab cuaca yang termasuk panas serta di dalam rumah simbok tidak ada kulkas, saya kesusahan untuk minum air dingin yang tentu berasa beri kesegaran saat melalui kerongkongan di cuaca panas Wonogiri.

Saat itu, pada akhirnya saya putuskan untuk ke warung yang jaraknya beberapa ratus mtr. dari rumah simbok untuk beli es teh serta batu es. Saya pergi dengan dua saudara saya. Kami pergi mendekati magrib, sependek daya ingat saya, kira-kira 17.45. Langit telah beralih warna jadi oren serta terlihat cerah.

Baca : Tipologi Kesibukan Anak-Anak di Bulan RamadanIbu pernah memperingatkan kami tidak untuk pergi mendekati maghrib. Ibu katakan bahaya, pamali. Seringkali berlangsung hal yang tidak diharapkan bila memaksakan pergi mendekati magrib. Kami meremehkan saran Ibu serta tetep kekeuh untuk ke warung. Untuk sebongkah batu es, jajanan yang lain.

Setelah tiba di warung, kami langsung beli jajanan yang diharapkan. Tetapi kemudian, bukanlah langsung pulang, kami justru bertandang ke kandang sapi yang berada di samping warung. Sebab ada banyak pangan sapi, kami justru iseng memberikan makan terlebih dulu, walau sebenarnya langit telah makin gelap. Serta, di sejumlah musala, azan Magrib telah berkemandang.

Nampak beberapa masyarakat masih ada di luar serta teras rumah semasing. Ada yang masih tetap santai, ada juga yang bergegas salat Magrib.

Sesudah berasa cukup, kami langsung membelakangi kandang sapi itu serta berjalan ke arah rumah.

Tidak lama, saya dengar seorang masyarakat berteriak, "MAS! AWAS DI BELAKANGMU ADA SAPI!"

Saat saya melihat mengarah belakang, sapi sedang lari mengarah saya. Dua saudara saya langsung menghindar, pada kondisi cemas, saya lari di garis lurus. Secepat kilat, sedapat mungkin menghindar dari sundulan sapi. Saya dikejar cukup jauh. Buat saya yang saat itu masih 2 SD, insiden itu buat takut 1/2 mampus.

Pada akhirnya, sapi yang memburu saya menyerah. Semakin persisnya sukses diamankan kembali lagi oleh pemiliknya, yang rupanya lari secara cepat memburu sapi. Dua saudara saya ketawa terpingkal-pingkal lalu mengatakan, "Untuk anak kelas 2 SD, larimu cepet buanget!" sesudah mengatakan demikian, mereka meneruskan lagi tawa mereka. Bajingan, memang.

Beberapa masyarakat yang berada di luar juga ketawa terpingkal-pingkal. Adegan saya yang dikejar sapi seolah jadi selingan tertentu buat mereka. Saya masih ingat, beberapa dari mereka berteriak dari jauh, "Mangkanya, jika ingin main sapi, jangan gunakan kaos merah, Mas! Sapinya jadi geram!"

Baca : Rayakan Hari yang Fitri di WonogiriMemang, saat itu saya sedang menggunakan kaos berwarna merah. Walau saya masih kecil, tetapi, saya ketahui benar mana sapi serta mana banteng. Hewan mana yang akan agresif saat lihat suatu hal berwarna merah.

Atau, kemungkinan benar mitos yang dikatakan oleh Ibu? Jangan keluar di saat maghrib (terkecuali ingin salat di musala/masjid), kelak bisa-bisa justru alami insiden yang tidak disangka. Hadeeeh. Entahlah. Yang pasti saya kapok. Tidak mau lagi dikejar sapi. Lelah, malu, serta buat pegel kaki!

Ah Kata Siapa Nussa dan Rara Nggak Cocok Sama Kita


Lihat serial animasi Nussa serta Rara yang tampil di TransTV pada bulan Romadan lalu, beberapa pemirsa mengungkapkan kegelisahanya jika siaran ini tampilkan figur Nussa yang begitu prima. Tidak cuma tokohnya, keluarga serta lingkungan di seputar nya juga dilukiskan prima. Ditambah lagi, ajaran agama yang dikatakan tidak dengan terbersit, tetapi dengan cara to the poin serta apa yang ada. Pengutaraan nilai-niai agama di serial animasi ini di rasa kaku serta konvensional. Kesan-kesan menggurui serta mendoktrinasi kental berasa dalam serial ini, demikian kata beberapa pengritik Nussa serta Rara.

Disamping itu, siaran ini dipandang tidak sesuai situasi keadaan beberapa anak Indonesia yang heterogen, dimana tidak semua anak ada pada lingkungan yang terdidik agama secara baik. Sikap Nussa serta Rara yang kaku dalam berlagakma dicemaskan membuat beberapa anak susah berkawan serta diterima di lingkungan yang tidak seragam.Pikirkan saja, beberapa anak yang masih tetap balita dapat dengan entengnya katakan "ummi kok geram-marah terus sich, tidak seperti umma nya Nussa" atau "kakak kok tidak pakai kerudung sich, nanti masuk neraka lho", atau ini "Kata Nussa tidak bisa salaman yang bukan mahrom, dosa". Celotehan-celotehan beberapa anak ini di rasa membuat situasi jadi tidak nyaman buat beberapa orangtua saat disampaikan ke seseorang yang lain kepercayaan.

Beberapa alasan ini selanjutnya membuat seorang Aminah Sri Prabasari menulis jika Serial Animasi Nussa Tidak Pas untuk Siaran Anak-Anak di Tv. Tulisan yang lumayan ramai mendapatkan respon dari beberapa faksi, baik yang sepakat atau yang tidak. Menurut analisa saya, Mbak Aminah cuma memakai pemikiran dianya serta lingkungan sekelilingnya waktu membuat artikel itu, beliau tidak coba menjaring input dari faksi lain yang tidak ada dalam capaiannya. Sebab faktanya, ada 5,9 juta subscribers di account YouTube official Nussa. Pasti 5,9 juta orang itu tidak setuju dengan opini Mbak Aminah.

Baca : Menyangsikan Kekayaan Keluarga McCallister, Orang Tua Kevin ‘Home Alone'Apakah Mbak Aminah serta sebagian orang yang memberi komentar seirama tidak mempunyai keraguan, jangan-jangan bukan Nussa serta Raranya yang tidak pas dengan beberapa anak Indonesia, tapi beberapa anak mereka yang tidak pas dengan Nussa serta Rara?

Kita mafhum bila keluarga Indonesia sedikit yang dapat nikmati siaran berkualitas tinggi. Melihat saja kualitas sinetron Indonesia yang tidak jelas juntrungannya itu, ratingnya tinggi walau banyak meme-meme serta content medsos yang membully setiap adegannya. Karena itu lumrah bila siaran Nussa serta Rara banyak yang tidak menyenangi. Mereka jelas semakin dapat nikmati siaran seperti serial Adit serta Sopo Jarwo atau serial Sang Entong di MNCTV. Ah, jangan juga lupakan serial Dudung di Keluarga Pak Somat.

Serial itu pasti tidak sama kelas dengan serial Nussa serta Rara. Bagaimana tidak, Adit serta Sopo Jarwo sempat terima penghargaan Panasonic Gobel Award untuk kelompok Program Anak Terfavorit tahun 2017 serta 2018. Dan Karunia Perduli Pendidikan 2015 Keluarga Somat mendapatkan penghargaan Karunia Komisi Penayangan Indonesia kelompok program animasi paling baik 2015 serta Karunia Penayangan Ramah Anak tahun 2017.

Ke-3 serial animasi itu jelas semakin manusiawi, sesuai kenyataan kehidupan warga serta beberapa anak Indonesia, dan penuh dengan makna kehidupan yang bisa diambil serta diaplikasikan. Melihat saja, bagaimana beberapa anak di ke-3 serial itu berlaku. Entong contohnya, perseteruannya dengan Memet membuat ia terima rintangan Memet untuk balapan skuter tanpa ada memerhatikan keamanan serta keselamatan. Ciri khas anak Indonesia kan? Belum juga episode beradu joget break dance yang sampai membuat emaknya Entong serta Memet ikut-ikutan sama-sama beradu joget jaipongan. Sama dengan emak-emak Indonesia yang tidak ingin anaknya kalah berkompetisi kan?

Baca : Pesan yang Tidak berhasil Diamankan Kemenkominfo dari Upload Photo Tara BasroBegitu juga Dudung dalam serial Keluarga Pak Somat, melihat sikapnya! Ia dengan sembrono hilang dari pemantauan orang tuanya serta terikut bis ke Lapangan terbang Soekarno Hatta dalam serial "salah jurusan", sedang orang tuanya masuk bis jurusan Banjar. Ada lagi scene waktu Dudung menampik menolong beberapa temannya serta masuk ke rumah sekalian membanting pintu dalam serial "Berebutan Mainan". Ah, pas sekali dengan tingkah laku beberapa anak Indonesia. Lantas bagaimana dengan Adit dalam serial Adit serta Sopo Jarwo? Adit kan dilukiskan untuk anak baik-baik? Benar, Bang Jarwonya lah yang memberi nuansa animasi ini bercita rasa Indonesia asli.

Bagimana? Ke-3 animasi barusan benar-benar pas dengan kenyataan beberapa anak serta kehidupan warga di Indonesia kan? Ini baru mengulas tokoh sentralnya lho. Belum mengulas gimmick lain seperti ibunya Memet yang jatuh hati sama Pak Ustadz. Yah, Demikianlah. Buat beberapa pemirsa serial animasi Nussa serta Rara, pasti tak perlu layani atau menyanggah beberapa tuduhan yang mengatakan serial kecintaan kalian ini tidak pas dengan anak Indonesia, toh pada intinya memang apakah yang disebutkan Mbak Aminah ini betul. Kita memang tidak pas dengan Nussa serta Rara.

Menghitung Penghasilan Scooby-Doo di Mystery Inc.



Scooby-Doo ialah anjing jalanan yang tetap menggelisahkan beberapa pemilik toko di sekitar Pantai Florida. Tiap hari, mengambil daging ialah langkah Scooby bertahan hidup serta isi perutnya. Siapa kira, saat adegan lari-larian ciri khas animasi garapan Hanna-Barbera, dia berjumpa dengan seorang anak kecil polos yang tidak punyai rekan serta mereka jadi kawan sebab insiden-kejadian yang tidak tersangka.


Ya, anak itu namanya Shaggy. Siapa yang menduga jika anjing kecintaan Shaggy, dalam film paling baru yang berjudul Scoob! (2020) membuka tabir jika Scooby-Doo ialah turunan paling akhir Peritas, anjing kecintaan Alexander Agung. Anjing yang tetap terlihat konyol serta melakukan perbuatan suatu hal ikuti style majikannya ini ternyata pemegang kunci di antara dua dunia peradaban Yunani.

Ya, seperti itu apakah yang diceritakan dalam film. Nyerempet sedikit bagaimana pertama kali tatap muka Shaggy serta Scooby-Doo. Walaupun turunan Peritas, kok ya ingin Scooby ini kerja di bawah instruksi Fred dalam satu korporasi namanya Mystery. Dari beberapa bukti, kita dapat mendapatkan simpulan Scooby ini digaji berapakah oleh Fred.

Mystery Inc. awalannya hanya nama barisan anak muda yang suka mencari beberapa mirakel di seputar rumah mereka. Masih juga dalam film Scoob! dikisahkan pada awalnya grub ini berisi Fred "Freddie" Jones sang pemberani, Daphne Blake sang logis, serta Velma Dinkley sang genius. Begitu selengkapnya barisan ini sebelum mereka pada akhirnya berjumpa Norville "Shaggy" Rogers serta anjingnya.

Shaggy serta Scooby awalannya di-bully oleh teman-temannya. Saat Halloween, permen yang mereka mengumpulkan dibuang ke rumah yang konon tuturnya sering didapati penampakan aneh. Waktu insiden itu, Fred, Daphne, serta Velma kecil tiba menolong mereka, mencari rumah hantu serta mendapatkan mirakel, buka topeng hantu serta tadaaa~ dibalik topeng itu tentu seorang yang mereka mengenal.

Baca : Coutinho Garang, Lionel Messi RobohDari sanalah ke-4 orang serta satu hewan ini suka pecahkan mirakel. Mereka terus berteman sampai besar, pada akhirnya jadikan perkumpulan mereka ini satu usaha yang namanya Mystery Inc. Dengan bekal mobil van punya Fred serta computer tua punya Velma, mereka cari "konsumen setia" yang berasa diteror serta dihantui.

Tidak jelas memang berapakah mereka menempatkan bayaran. Dalam season "Scooby-Doo, Where Are You!", "Scooby-Doo and Scrappy-Doo", sampai "A Pup Named Scooby-Doo" memang tidak tampilkan perkumpulan ini ialah satu perkumpulan usaha atau partner dagang. Tetapi, seiring waktu berjalan serta ada teori liar tentang bagaimana barisan ini bertahan, karena itu dalam season "What's New, Scooby-Doo?" diperlihatkanlah begitu realistisnya mereka.

Sebelum "What's New, Scooby-Doo?", memang seringkali dipertunjukkan jika barisan ini dengan cara tidak menyengaja berjumpa dengan pemukiman berhantu, terjerat di hotel berhantu atau entahlah faktanya apa, mereka dikejar-kejar hantu. Tetapi, dalam season ini, semua jadi sesuai kenyataan. Ada sebabnya serta karena. Mereka tiba ya sebab ada client yang ingin memakai jasanya.

Dalam episode "High-Tech House of Horrors", mereka membuka semua mirakel tentang Profesor Laslow Ostwald yang membuat rumah hari esok serta menggempur wisatawan disana. Semuanya memberikan indikasi pada satu usaha. Serta Mystery Inc. tiba pasti karena disewa untuk menyelesaikan masalah itu.

Ditambah lagi dalam "Scoob!" saat sang pelacak talenta ternama asal Britania, Simon Cowell untuk cameo, ingin mengatur Mystery Inc. jadi perusahaan yang semakin besar. Kita dapat lihat, sesudah melalui beberapa season, Mystery Inc. sebuah perkumpulan pemuda yang pecahkan beberapa mirakel serta sukses. Client mereka juga bukan bermain-main seperti pengelola resor populer, pemilik wahana wisata, sampai pemilik pulau pribadi.

Baca : Telah Kaya Tetapi Masih Meminta Pertolongan Miskin: Ya Begitu Kalau Orang Punyai Mental MiskinDilihat dari style glamor Dephne, handphone Velma yang mulai hebat, serta mobil van punya Fred yang semakin kekinian, upah barisan ini tiap satu mirakel yang terlewati ada di angka 40 ribu dolar karena satu orangnya memperoleh 10 ribu dolar atau kira-kira 150 juta rupiah. Dengan uang begitu, rasa-rasanya Daphne tak perlu risau bila kosmetiknya habis. Atau Velma saat paket bulanannya habis.

Nah, lantas bagaimana dengan Scooby? Pasti itu ialah tanggung jawab pemiliknya, yaitu Shaggy. Ada dua teori, terserah kalian yakin yang mana. Pertama, mereka membagi dengan cara adil 10 ribu dolar itu. Dalam beberapa scene, mereka berdua terlihat mesra makan dalam suatu warteg dengan cara rakus. Apa saja mereka lahap bersama-sama. Tanda-tandanya besar bila melihat Shaggy benar-benar sayang pada Scooby serta tidak sangsi membagi rata semua upahnya.

Ke-2, Shaggy cuma menggaji Scooby-Doo dengan beberapa butir scooby makanan ringan, camilan kegemaran Scooby. Benar-benar tidak adil bila teori ke-2 ini yang rupanya betul. Bagaimana beberapa SJW hewan? Silahkan kita tuntut hak-hak Scooby yang dikaburkan oleh Shaggy!

Jika Tokoh Superhero Marvel Berkolaborasi untuk Bikin Usaha Laundry






Epidemi epidemi virus corona rupanya membuat beberapa superhero jadi gabut. Disamping itu, ada juga meme mengenai tokoh superhero yang tundukkan tubuh pada beberapa tenaga medis yang tengah berusaha menantang covid-19.

Lalu apa yang terjadi bila beberapa tokoh itu berasa jemu untuk diam diri serta tidak tampil di layar-lebar? Mungkinkah beberapa dari mereka akan bekerjasama untuk bikin usaha seperti laundry, contohnya? Agar kemampuan mereka masih bermanfaat buat kemaslahatan umat manusia?

Jika benar semacam itu, berikut daftar tokoh superhero marvel yang saya pikirkan mempunyai integritas untuk diambil jadi sisi dari usaha Marvel Laundry :

Satu: Spiderman Kita tahu jika Peter Parker bisa keluarkan jaring yang kuat sesudah satu laba-laba beradioaktif menggigitnya, hingga Peter berkekuatan laba-laba super. Spiderman tentunya wajar direferensikan menjadi karyawan Marvel Laundry, dimana kemampuan jaringnya dapat digunakan untuk alternatif tali jemuran anti putus.

Jaring yang dibuat Peter Parker rupanya benar-benar kuat, ini dapat dibuktikan pada adegan yang berada di film Spiderman 2. Dalam film itu, Spiderman sukses hentikan pergerakan kereta dengan kecepatan 89 km/jam dengan jaring laba-laba yang dia menembakkan di ke-2 arah. Ini karena disebabkan jaring laba-laba itu dapat meredam daya kemampuan seputar 300.000 newton

Tentunya jaring laba-laba ini tidak perlu disangsikan lagi untuk dipakai untuk tali jemuran yang benar-benar kuat serta anti putus. Jangankan untuk menggantung pakaian perang, menggantung pakaian pemberian orang yang sudah terburu nggantungin perasaanmu kuat.

Dua: Thor Sebutlah saja ia ialah dewa petir. Superhero yang sering bawa palu ini kecuali mempunyai kekuatan terbang, dia dapat mengatur cuaca dan perjalanan dimensi.

Baca : Pendapat untuk Beberapa Penyuplai Layanan LaundryKeberadaan Thor dalam Marvel Laundry tentunya dapat digunakan untuk mengendalikan cuaca supaya baju yang dijemur tidak terserang hujan. Disamping itu, kekuatannya lakukan perjalanan dimensi dapat juga digunakan untuk anggota dalam seksi pemasaran, siapa tahu ada makhluk dari dimensi lain yang malas nyuci pakaian.

Tiga: Iron Man Figur Iron Man yang dimainkan oleh Tony Stark adalah ciri-ciri yang genius. Dia pakar di bagian matematika, fisika, serta kimia. Dianya pakar dalam tehnik elektro serta tehnik mesin.

Tentunya bila Iron Man ditempatkan di tempat tukang setrika kelihatannya kurang demikian berkaitan. Namun, kepiawaiannya dalam tehnik elektro dapat digunakan oleh Marvel Laundry untuk bekerja bersama membuat mesin laundry serta setrika yang sangat andal. Contohnya, membuat mesin pencuci yang dapat bersihkan bintik dan masa lalu pahit dengannya.

Empat: Star-Lord Mempunyai nama asli Peter Jason Quill. Star-Lord jadi pimpinan team superhero yang berbasiskan luar angkasa. Disamping itu, dianya mempunyai literasi yang baik mengenai rutinitas warga, budaya asing, serta pengetahuan yang cukup mengenai abstrak kosmik. Tentunya, dianya pantas dipertemukan untuk dapat ada pada sebuah team pemasaran bersama-sama Thor.

Lima: Hawkeye Hawkeye yang mempunyai nama asli Clinton Francis memang tidak berkekuatan super, meskipun begitu dianya unggul untuk kepentingan pemakaian senjata jarak jauh. Diketahui, Hawkeye mempunyai kendaraan sky cycle yang dapat meluncur dengan kecepatan 380 mil /jam serta dapat terbang capai 12.000 kaki.

Feature penting dari kendaraan itu ialah pengoperasian hands-free hingga hawkeye dapat menerbangkan Sky Cycle sambil memberi laundry-an yang telah bersih pada beberapa konsumen setia. Tempat untuk kurir delivery tentunya benar-benar pas buatnya.

Baca : Kata Siapa Nenek-nenek Tidak Dapat Jadi Superhero? Super Neli Faktanya!Enam: Black Widow Ciri-ciri Black Widow memang hampir terlewatkan, kemungkinan sebab ciri-ciri ini tidak berkekuatan super. Tetapi dengan cara performa, dia tentunya pas jadi operator laundry. Entahlah mengapa saya tidak pernah lihat operator laundry yang tidak ramah. Pikirkan, figur operator laundry pasti berasa suka saat memperoleh berkilo-kilo pakaian kotor yang berbau keringat.

Dengan cara performa, Black Widow pasti benar-benar berkesempatan untuk mengundang perhatian calon konsumen setia. Dengan cara, wanita memiliki tubuh seksi ini diketahui sempat mempunyai jalinan istimewa dengan Iron Man, Spiderman, Hawkeye, Captain Amerika, serta Daredevil. Lirikan matanya yang sedikit genit pasti baik untuk menggandeng konsumen setia.

Pada suatu scene di film garapan Marvel, ada adegan dimana Hulk terlepas kendali lalu Black Widow-lah yang dapat jadikan Hulk melunak. Kekuatan melunakkan emosi seorang tentunya dapat diaplikasikan saat ada konsumen setia yang geram-marah sebab pakaian hilang atau pakaian rusak. Kecuali pakar dalam beladiri, Black Widow rupanya mempunyai talenta untuk meng-handle protes konsumen setia.

Itu barusan sedikit deskripsi bila Superhero Marvel bekerjasama buka usaha laundry. Mereka tentunya ingin kembali lagi eksis sesudah kelak pemerintah mengaplikasikan New Normal.

Harvest Moon Adalah Panduan Sempurna Untuk Menyongsong New Normal




Entahlah sekedar hanya retorika semata atau bagaimana, negara ini pada akhirnya berani menyebutkan terma "normal" dalam embel-embel ketentuannya. Walau sebenarnya, hal "edan" terkadang presentasenya semakin banyak daripada hal yang normal. Apa saja lapisannya, buat mereka yang di-PHK semasa epidemi ini atau mereka yang repot membuat ketentuan yang memberikan keuntungan buat segelintir faksi.

Melihat saja bagaimana Agnes Monica berani jujur jika negara ini cinta ini terkadang tidak ada nalar. Ya, walaupun ada dua peluang, yaitu tidak rasional atau edan benar-benar. Selanjutnya ada contoh lain, yaitu beberapa pejabat kita dengan semboyannya: kerja, kerja, serta kerja. Dapat dipikirkan begitu gilanya mereka akan kerja sebab menyebutkan kata "kerja" sampai 3x. Mengagumkan.

Belum juga guyonan beberapa pejabat yang semakin gelap daripada dark humor tersebut. Melihat saja, saat pemerintah Vietnam pada Januari langsung mengatakan "perang" pada epidemi corona, di satu bagian beberapa petinggi di negeri ini justru ngguyoni sang epidemi. Serta ada yang katakan, corona tidak bisa masuk Indonesia sebab proses masuk negara ini repot. Begitu gilanya.

Serta pantas disyukuri, pada akhirnya terma "normal" ini dipakai. Malah lebih ndakik karena memakai embel-embel "new" yang tersemat di depannya. Mungkin beberapa pejabat belum berteman dalam kata "post" atau "neo" yang semakin uwu daripada new. Bingung ya, mengapa permasalahan kata saja saya buat repot? Lho, saya kan sedang memakai skema penalaran ala faksi atas. Retorika numero uno, Buos!

Vietnam yang sukses dengan perlawanan pada corona saja malas mengatakan ‘berdamai' saat bersih seratus % serta tidak ada positif corona di negaranya. Negara yang mengangkat komunisme itu ora sudi karena corona itu makin dibaikin, karena itu makin ndablek. Ya, jenis mas-mas konspirasi itu. Semakin dikasih panggung, semakin mengagumkan pikirannya.

Sedang negara ini, yang pasien positifnya telah capai angka dua puluh ribu, diperintah untuk ‘berdamai' dengan epidemi ini. Iya, berdamai. Walau sebenarnya, faktor melandai kurva dalam soal pasien positif saja belum nampak benar-benar. Seakan, makna dari berdamai itu kita diminta untuk ‘berdampingan' dengan epidemi ini. Upgrade dari normal saya lihat cenderung mengarah "edan".

Secara singkat new normal ialah pembaruan dari PSBB serta PSBB ialah pelaziman dari lockdown yang tidak diputuskan pemerintah karena dapat memutuskan denyut perekonomian negara. New Normal semakin "enjoy" dari PSBB, yaitu meluluskan kesibukan ekonomi khususnya perkantoran dengan prosedur kesehatan yang diputuskan.

Baca : Upload Photo Makanan di Sosmed Waktu Epidemi, Apa Benar Tidak Patut?Susah dipikirkan memang skema penalaran dari pemerintah. PSBB yang cukup ketat saja ada banyak orang edan yang berkeliaran di pusat belanja, bergabung di gerai makanan cepat saji yang barusan ditutup, serta produk beberapa orang menentang jenis Indira Kalistha, apalagi dengan situasi yang disebutkan dengan new normal ini.

Cukup menggelikan memang menyebutkan new normal pada kondisi gawat semacam ini. Rasa-rasanya warga kita seperti tokoh penting dalam game Harvest Moon: Back to Nature yang dikirim ke satu pertanian kotor serta diminta untuk mengendalikan semua perekonomian desa didalamnya. Walau sebenarnya, sang tokoh dalam game Harvest Moon ini tidak mempunyai pangkal pertanian serta ekonomi benar-benar. Sedang wali kota, cuma blusukan tidak jelas di desa dengan memakai jas rapinya.

Atau justru sebaliknya, warga diminta untuk ambil makna jadi tokoh game Harvest Moon ini? Sesudah lakukan kontemplasi semasa beberapa saat, pada akhirnya saya dapat ambil makna itu. Serta betul, jadi tokoh penting game Harvest Moon: Back to Nature (sebutlah saja Budi) ialah kunci dari implikasi new normal tersebut.

Satu: Kembali pada Kegiatan rutin Sesudah dipikir beberapa ribu kali, kemungkinan tujuan pemerintah ialah memerintah kita untuk "kembali pada kegiatan rutin". Perbedaannya, bila sang Budi dikirim ke kegiatan rutin yang membahagiakan dimana gunung serta sungai sama-sama menegur, sapi serta kebo sama-sama menyahut, karena itu kita kembali pada kegiatan rutin, tetapi kegiatan rutin yang mencekam.

Kerja ke kantor tidak cuma pergi dengan memakai pintu ajaib langsung sampai tempat serta duduk manis ngetik di muka monitor. Tetapi beberapa orang harus berjubel di KRL, bis kota atau bersandingan dalam taksi serta ojek lewat daring yang entahlah bagaimana situasi kesehatannya. Bila new normal Budi enjoy bertani, karena itu new normal kami harus berani mengambil efek menantang epidemi.

Dua: Tingkatkan Skala Ekonomi New normal buat Budi ialah situasi baru dianya di Mineral Town. Dimana dia harus membuat ulang lagi peternakan, pertanian, publikasi dengan beberapa tetangga, hidupkan perekonomian desa sampai cari jodoh. Demikian dengan new normal di negara ini, dia dengan cara tidak langsung memerintah warga supaya tidak diam diri di dalam rumah saja. Sukur-syukur bisa jodoh di rumah sakit. Eh.

Game Harvest Moon ini tuntut kita untuk membuat konsistensi pangan serta ekonomi buat pribadi supaya kuat. Mulai publikasi dengan masyarakat agar kuda, turut lomba-lomba di desa agar bisa uang serta power berry yang dapat tingkatkan stamina. Ditambah lagi, Budi harus berusaha kumpulkan bekal untuk menyongsong musim dingin. Bila pada tahun ke-2 serta telah punyai istri, karena itu maksudnya jaga konsistensi ekonomi buat keluarga Budi.

Baca : Indonesia Negara Hukum tetapi Penduduknya Semakin Senang Main Hakim SendiriNew normal di negara ini juga mungkin mempunyai tujuan yang sama juga dengan situasi Budi di Mineral Town. Yaitu kerja, kerja serta kerja supaya perekonomian negara masih terbangun, eh, tujuannya perekonomian keluarga masih terjaga ditengah-tengah epidemi.

Bila Vietnam masyarakatnya diberi bantuan hingga tidak ada beberapa istilah normal normalan, karena itu di negara kita yang bukan Vietnam ini jelas harus mengadopsi semangat juang Budi di Mineral Town. Yaitu kerja, kerja, serta kerja. Daripada menginginkan bantuan, mending kerja seperti Budi Binomo.

Tiga: Mencontoh Thomas sang Wali Kota Mineral Town Seriusan, lebih bagus pemerintah mencontoh walikota yang menggemaskan satu ini. dia belum pernah jamin Budi akan nyaman semasa jalankan new normal di Mineral Town. Dia serta tidak menjanjikan apa-apa. Budi justru semakin berpangku tangan pada Harvest Goddess serta beberapa kurcacinya.

Pokoknya, luweh ya luweh sekaligus, sampaikan saja. Daripada sok perduli tetapi ketentuan-aturannya tidak ada yang tegas blas. Mending cosplay jadi Thomas saja, blusukan ke beberapa daerah Mineral Town, gunakan jas tetapi tidak ada atau ada ada ia benar-benar tidak punya pengaruh buat Budi. Tetapi saya percaya pemerintah kita tidak seperti Thomas, kan? Faktanya, 3 bulan PSBB banyak perkembangan serta perkembangan yang berlangsung dalam menantang epidemi ini. Ehe.

Bila game Harvest Moon ini berkelumit dengan simulasi bertahan hidup dengan bertani serta bertenak, karena itu new normal sama. Tetapi, yang sama cuma simulasinya saja karena kita perlu simulasi bertahan hidup dari virus, penyakit serta epidemi. Arah intinya, bila Budi membuat peternakan kakeknya kembali lagi maju serta membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah, karena itu new normal sama. Yaitu membuat konsistensi perekonomian buat beberapa pejabat nun jauh disana.

4 Spare Part Motor yang Sering Hilang Saat Sedang di Parkiran



Di dunia otmotif, curanmor kemungkinan telah jadi hal yang jamak serta mengerikan. Ada hal yang tidak jamak, tidak mengerikan, tetapi cukup menjengkelkan yaitu perampokan spare part motor. TKP-nya bisa di parkiran. Parkiran yang aman atau mungkin tidak, ya tidak jamin. Bila sang aktor punyai peluang, ya langsung sikat.

Apesnya spare part motor yang seringkali dicuri itu tidak ekstrim-eksrim sekali. Justru termasuk remeh. Satu part yang tidak dapat kita tuntut. Kita untuk korban justru seringkali berlaku untuk merelakannya. Tetapi siapa sich yang ingin jadi korban perampokan. Serta apesnya lagi, saya sendiri sempat jadi korban perampokan spare part motor itu.

Benar-benar, menjengkelkan sekali. Terkadang karena sangat keselnya jika sampai aktor ketangkap basah, ingin saja langsung disikat miring. Bukan apa-apa, jadi tuman. Nah, berikut beberapa bagian motor yang seringkali hilang di parkiran.

Spare part motor yang seringkali hilang di parkiran #1 Tutup Pentil Ban Tutup pentil ban motor pasti lepas dari pandangan kita sendiri karena memiliki bentuk yang kecil serta ada di roda. Kita tidak akan merhatiian tutup pentil setiap waktu. Kecuali tidak cukup bernilai, tidak penting-penting sangat. Palingan hanya merhatiin situasi ban saja, kurang angin atau tidak.

Tetapi, tiba-tiba cocok ingin lebih angin baru nyadar jika tutup pentil sudah musnah atau baru nyadar cocok lagi nyuci motor sendiri. Di waktu berikut baru nyadar sama keanehan ini: Mengapa begitu ada orang yang usil sekali nyolongin tutup pentil motor seseorang? TKP-nya ingin dimana lagi, jika bukan di parkiran.

Lah dimana lagi coba? Jika motor lagi tidak diparkir, emangnya sang aktor berlaga cocok motor lagi jalanan enjoy terus dijambret begitu tutup pentilnya? Ya kan tidak sampai begitu.

Agar dikata nih tutup pentil tidak ada nilai jual kembalinya, tetapi buat saya—korban—keseringan membeli tutup pentil lagi di tukang lebih angin nitrogen, yaaa semakin lama terasa . Terasa lelah saja membeli lagi-beli lagi. Hingga sang Abang penjual komentar, "Lu seringkali sekali kehilangan tutup pentil, Bang."

Bodo sangatlah, Bang.

Spare part motor yang seringkali hilang di parkiran #2 Kop Busi Kehilangan kop busi motor di parkiran sekolah rasa-rasanya sudah umum buat beberapa anak STM. Hasssh, namanya anak STM, kreasinya senang keterlaluan. Semasa tiga tahun sekolah, saya telah kehilangan kop busi sekitar 4 kali. Umumnya yang akan menjadi sasaran penting ialah kop busi berpenampilan racing. Itu loh, yang warnanya merah bermerek TDR, KTC, Kawahara, serta sebangsanya.

Umumnya kop busi yang seringkali hilang ialah motor-motor tipe bebek atau sport. Maklum, motor tipe ini kop businya mudah sekali dijamah sang aktor. Oleh karena itu, saya tetap sedia cadangannya di bagasi jok motor. Agar jika kop busi hilang lagi, rasa-rasanya tidak nyesak sekali. Soalnya jika tidak ada kop busi mesin motor tidak akan hidup. Dapat sich hidup, tetapi diakalin dengan nyobek kabel koil, terus langsung sambung ke busi.

Baca : Mengapa Sich Laptop Hilang Seringkali Dirasakan Mahasiswa yang Lagi Skripsi?Sebenarnya, TKP tidak perlu di parkiran sekolah saja. Perlu kita ingat lagi pesan dari Bang Narapidana jika kejahatan bukan lantaran kemauan tetapi sebab ada peluang. Serta untuk mengantisipasi keamanannya, kop busi saya ikat memakai kabel ties atau dapat dililit-lilit gunakan isolasi hitam. Tidak seutuhnya baik, paling tidak sang aktor akan mikir 2x sebab perlu waktu untuk membukanya.

Spare part motor yang seringkali hilang di parkiran #3 Kaca Spion Hilang tutup pentil kemungkinan tidak ada harga. Kasus kecil, masih dapat membeli lagilah. Bijimane jika yang hilang kaca spion? Iya serius! Semasa punyai motor saya sudah kehilangan 5 kali kaca spion. TKP-nya sudah jelas di parkiran. Sebelum parkir saya tahu benar spion kanan-kiri tentu komplet. Cocok sudah parkir, ingin pulang nih, brengsek sekali dah kaca spion sudah diembat.

Pertama saya kehilangan kaca spion, pada saat sekolah STM—di parkiran sekolah. Lumrah saja hilang, dahulu tahun 2009 lagi trend sekali kaca spion classic yang memiliki bentuk bundar memiliki bahan besi krom. Jika membeli harga Rp30.000. Buat kantong pelajar pada tahun begitu saya harus nabung semasa satu minggu, baru dapat membeli tuch kaca spion mode classic.

Ke-2 kali kehilangan kaca spion, tahun 2012 di parkiran stasiun Bekasi. Kaca spion standard Honda, sich. Tetapi orisinal. Lumayanlah jika membeli lagi. Eh tidak deng, sampai saat ini justru yang orisinal tidak kebeli lagi. Alternatifnya, saya gunakan kaca spion tiruan mode Suzuki Shogun SP yang harga Rp15.000 beli ke tepi jalan. Saya pikirkan sudah aman nih pakai kaca spion kek gini. Murahan begitu. Rupanya masih kuat diembat sama sang tangan panjang. Serta 2 kali gunakan kaca spion mode gini diembat maling.

Ketiga kalinya, tahun 2016 di parkiran liar belakang mal. Tahun 2017, kaca spion hilang di parkiran sah mal . Waktu itu saya hanya dapat lapor ke petugas parkir. Habis itu pulang tanpa aksi yang bermakna.

Terakhirnya, kehilangan kaca spion Honda Scoopy yang memiliki bentuk bundar yang retro itu. Peristiwanya tahun 2018 di tepi jalan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Satu jalan atau gang yang dari ujung ke ujungnya ialah toko spare part motor.

Apesnya lagi, saat itu saya pinjam motor Honda Scoopy-nya rekan. Selanjutnya, membeli kaca spion orisinal buat diri kita tidak mampu, gantiin punyai orang baru mampu. Cukup sich, sepasang terkena harga Rp120.000. Eh BTW, ini kok setiap tahun saya jadi korban perampokan kaca spion, sich? Hadeeeh~

Baca : Sarjana Pendidikan Ikan: Saat Sarjana Perikanan Mengambil Pendidikan Karier GuruSpare part motor yang seringkali hilang di parkiran #4 Emblem Bapak saya sempat jadi korban perampokan emblem. Motor bapak saya Honda Beat PGM-FI. Sampai saat ini emblem tertulis PGM-FI yang memelekat di head cover samping kiri sudah musnah. Tidak terpindahkan. Malas saja ingin pasang lagi jika nanti justru dicuri lagi.

Dulu—tahun 2014—bapak pernah ingin membeli emblem itu di AHASS Babelan serta AHASS Wisma Asri, Bekasi. Sayangnya saat itu belum juga ready stok. Tidak tahu deh jika saat ini, kemungkinan sudah ready. Bapak sudah tulus dengan cara kafah. Yang telah biarkanlah telah. Tidak perlu ditukar. Untuknya, itu part yang tidak begitu penting. Yang penting motor sehat walafiat.

Terkadang saya tidak habis pikirkan emblem seperti gini saja dapat dicuri. Sudah seperti barang memiliki bahan emas saja. Semakin sadisnya lagi, emblem 3D punyai Vario 150. Jika pemicunya masalah harga, ya memang sich, part originalnya cukup mahal. Di marketplace kita dapat mendapatkan banyak variasi harga. Emblem Vario 3D berwarna krom dibandrol dari mulai Rp50.000 sampai Rp100.000, emblem PGM-FI dibandrol Rp5.000 sampai Rp50.000, serta emblem sayap honda 3D mulai dibandrol Rp70.000 sampai Rp170.000.

Nah, disini letak menjengkelkannya. Hal yang buat ngungkit-ngungkit jadi tidak iklhas lagi waktu cari alternatifnya tidak segampang seperti sang perampok kerjakan. Kalau kita bisa AHASS yang tidak ready stok, ya kan jadi perlu pesan terlebih dulu, inden dululah, atau justru DP dululah. Beli ke marketplace perlu waktu buat pengiriman barang.

Kecuali harga yang cukup mengambil kantong, jika dieman-eman harga begitu dapat buat membeli spare part motor yang lain. Contohnya, kampas rem. Juga bisa buat membeli bensin semasa satu minggu. Juga bisa buat tukar oli bulan depan. Belum juga harus pikirkan cicilan bulan depan

Dari ke-4 part yang seringkali dicuri itu jika disaksikan dari kasus harga memang tidak dapat diamini. Mengambil masih saja mengambil. Ada jerih payah kita yang dirampas. Sesaat sang perampok tinggal metik blasss~

Kan, vangke!

Cara Memilih Medsos buat Olshop yang Pengin Ngadain Giveaway



Giveaway jadi salah satunya trick online shop untuk meningkatkan populeritasnya. Eh, tetapi tidak semua sosial media dapat ramai dengan peminat giveaway-nya. Pada akhirnya, ini menjadi salah satunya kebimbangan beberapa bakulers. Disangka hanya pemburu giveaway yang bimbang? Bakulers seringkali bimbang dikarenakan giveawaynya tidak laris. Susah, tidak?

Walau sebenarnya, arah ngadain giveaway ya untuk menggandeng konsumen. Yang lama agar semakin kerasan sebab diberi hadiah, yang baru ikut juga tergaet sebab tahu toko online itu setia. Nah, agar beberapa owner online shop ini tidak bimbang-galau sekali. Mari baca analisis saya dengan memperbandingkan kemampuan 3 sosmed dalam membuat giveaway.

Satu: Instagram Sosial media ini ibaratnya kiblat beberapa bakulers. Sebagian besar olshop punyai Instagram untuk display barang dagangannya. Sayangnya, mereka masih perlu pengikut untuk memperlihatkan jualanynya. Giveaway ini salah satunya langkah buat narik perhatian customer, baik yang lama atau baru. Tetapi fakta pahitnya, giveaway tidak laris alias sepi peminat.

Karena sangat jumlahnya pemain Instagram dan account antek-anteknya, tagar #giveaway yang dihandalkan olshop cilik tidak demikian ngefek. Sebutlah saja jika pengikut masih di angka puluhan-seribuan. Cuma segelintir penganut serta non penganut yang akan menyempatkan diri untuk ikut-ikutan giveaway. Walau sebenarnya buat GA tuch sulit . Tetapi jika yang turut sedikit jadi tidak bagus serta tidak ngefek ke toko kita.

Berdasar pengalaman saya yang tidak banyak-banyak sangat, giveaway di Instagram semakin worth it dipakai untuk olshop dengan penganut beberapa puluh sampai beberapa ratus ribu. Makin banyak pengikut, karena itu algoritmanya jelas jadi teratas. Automatis tagar giveaway semakin dapat dihandalkan di toko ini. Pengikut-pengikut baru akan banyak muncul. Yang pasti meningkatkan hubungan toko.

Sesaat untuk rakyat kecil, atau toko yang baru meniti, ada langkah lain yang dapat dilaksanakan. Ibaratnya harus modal 2x. Kecuali sediakan hadiah, harus juga promo gunakan ads atau melalui account promotor.

Gunakan ads berarti posting kita iklankan, agar seseorang dapat semakin gampang mendapatkan giveaway toko kita. Kurang lebih modalnya mulai bisa 40 beberapa ribu lah.

Sama seperti dengan gunakan account promotor. Langkah ini saling bayar. Perbedaannya, kita bayar ke account promotornya, bukan IG. Account promotor itu ibarat account punya selebgram atau lainnya dengan pengikut yang banyak. Budgetnya macem-macem, bergantung dari insight Instagram semasing account.

Baca : Poster Tarawih Bersama-sama Tengku Zulkarnain serta Nyinyiran NetizenNantinya, account itu yang akan promo jika toko kita sedang adain giveaway. Sebab gunakan account promotor, pengikut yang akan mendekat dapat dinyatakan semakin ke pengikut sang account promotor. Jadi tekankan olshop kita serta account promotor menyambung atau satu sasaran. Contoh jika account kita jualan kosmetik, gunakan account promotor yang spesial ulas make-up atau juga bisa selebgram ahli creator kecantikan.

Semakin sulit, ya? Namanya masih tetap rakyat kecil. Hehehe. Sulit sulit dahulu, senang terakhir.

Karena, populeritas kita kalah jauh timbang olshop dengan penganut banyak. Jadi walau judulnya bagi-bagi hadiah, tidak beberapa orang ingin turut serta tahu mengenai peristiwa ini. Jika tahu juga, mereka tentu mikir-mikir. Account ini beneran tidak ya adain giveaway? Jangan-jangan hoax lagi. Begicu.

Dua: Facebook Lain lagi dengan Instagram, Facebook nampaknya semakin susah buat gaet orang baru dengan sederhana. Keyword giveaway di Facebook semakin susah diketemukan daripada basis lain. Nyampur begitu saja. Jadi pemburu giveaway di Facebook tidak kebanyakan.

Tetapi ada pengecualiannya. Keunggulan Facebook inilah punyai group spesial, tuch. Ada beberapa grup giveaway yang spesial untuk beberapa orang mencari hadiah. Atau juga bisa group yang linier dengan hadiah yang diberi. Contoh ingin kasih makanan, simpan giveaway di group spesial kuliner.

Jika kita cuma memajang hadiah melalui dinding Facebook, dapat dinyatakan yang turut hanya rekan-rekan online kita di kolom friend itu. Tentu saja rekan yang tidak malas ikut-ikutan giveaway dari kita. Berarti, kesempatan bisa konsumen baru makin kecil.

Karena itu, langkah yang cukup efisien untuk mencari pasar pemburu giveaway di Facebook ya dari beberapa grup itu. Walau jumlah anggota sedikit, tetapi penerimanya tertarget serta dapat sesuai produk kita. Tinggal di-running saja ke account kita, agar mereka ikut bertandang serta jadikan account jualan kita untuk temannya.

Tiga: Twitter Nah ini, nih. Saya pernah menyepelekan kemampuan Twitter untuk jualan. Tetapi, Gengs, rupanya ini tidak dapat dibuktikan.

Twitter termasuk sangatlah gampang untuk buat giveaway serta mendapatkan massa lumayan banyak. Tagar giveaway di Twitter semakin gampang bisa dibaca daripada di sosial media lain. Karuan saja seringkali jadi viral topic. Ya, tidak?

Baca : Eskapisme Media Sosial Membumbui Penyelewengan Masa DigitalTentu triknya cukup simpan keyword giveaway pada twit kita. Dapat dibarengi tagar, tanpa ada tagar, atau kasih saja kekeduanya agar semakin mantap-mantap. Keyword itu yang auto narik pemakai untuk ikut-ikutan. Banyak pemakai baru yang akan ikut-ikutan retwit. Hayo di sini siapa yang mudah ikut-ikutan giveaway Twitter? Tentu banyak kan, terutamanya beberapa anak muda.

Langkah ini cukup dapat dibuktikan di account saya sendiri. Waktu itu pengikut Twitter saya masih 6 biji. Terbagi dalam 3 account saya serta team, 3 yang lain ntah orang khilaf sepertinya.

Terus sesudah buat giveaway di Twitter, BOOM!!!! Pengikut saya capai beberapa puluh dalam tempo cuma dua hari saja. Walau sebenarnya mencari pengikut di Twitter tuch semakin sulit daripada Instagram. Modal giveaway murah-murahan, mereka ingin follow kita.

Ini kedahsyatan beberapa orang Twitter timbang basis lain. Oh ya, nikmatnya lagi nih, kita dapat running mereka lho. Contoh, jika konsentrasi jualan kita di Instagram timbang Twitter, kasih saja kriteria untuk follow account Instagram toko serta di skrinsut. Selanjutnya lampirkan di kolom reply Twitter. Beres, deh.

Langkah ini betul-betul efisien. Sebab jika pemburu giveaway serius, mereka akan follow Instagram sesuai dengan kriteria serta tidak enggan-segan follow Twitter untuk bonus agar dinotice. Hebat, kan?

Jadi Mylov~ sebab ini bukanlah lomba , bila ingin ngadain giveaway, pilih basis sesuai dengan keperluan serta kekuatan. Jika kamu masih olshop cilik di IG bisa coba Twitter dahulu terus di-running ke IG. Jika pengikutsmu sudah buanyak di Instagram, ya gunakan IG saja sudah digunakan secara baik agar pengikut lebih banyak, serta hubungan makin bertambah.

Nah, jika kamu olshop dengan target konsumen lokalan atau terancang, bisa coba Facebook saja. Tetapi harus tetap gunakan group atau komune ya, agar kerasa efeknya ke jualan kita.

Ini Talkshow dan Akhir Titi Mangsa Tayangan Komedi

Sule serta Andre tetap mewanti-wanti beberapa pemirsanya untuk "jangan kemana saja, di sini saja." Walau sebenarnya, yang berlangsung, mereka yang malah kemana saja.

Humor karakternya mendunia, isi semua frame alam semesta, dimana juga tempatnya. Tetapi, ada satu catatan jika humor karakternya relatif, setiap manusia punyai pengertian lucu tertentu serta tidak ada satu juga humor yang dapat di nikmati semua kelompok. Tetap ada yang menganggap lucu, atau sebaliknya.

Pemaknaan tawa dibuat dari bahasa serta pengalaman kolektif yang tentu saja tidak sama. Mereka bisa ketawa terpingkal-pingkal oleh humor tunggal Panji Pragiwaksono yang lemparkan gurauan politiknya, tetapi beberapa orang tentu ada yang mengerutkan dahi serta menanyakan, "lucunya dimana?" serta, lelucon mengenai kucing yang menurut saya lucu-lucu saja, beberapa orang berasa humor itu tidak patut dikatakan.

Kekeliruan fatal ialah menyamaratakan hasrat humor. Kritikus film yang diambil, menurut saya malah tidak melambatgkan bagaimana gurauan satu film dapat digali. Apalagi stigmasi masyarakat Australia senang humor mesum, India senang humor mudah serta Cina senang dengan humor settingan, itu ialah kekeliruan fatal. Humor tidak dapat diwakili atau mewakilkan.

Humor satu keperluan, bukan satu pemaksaan. Ketidaksamaan zaman, tentukan bagaimanakah cara kita memproses satu mengonsumsi humor. Beberapa dari kita pasti terpingkal-pingkal lihat Mr. Bean, tetapi beberapa orang itu belum pasti nyaman melihat film humor bisu classic. Seperti pengalaman pribadi saya, beberapa tahun kemarin saya ketawa ngakak baca bukunya Raditya Dika, serta sesudah sekian tahun berlalu selanjutnya saya baca lagi, rasa-rasanya cemplang biasa saja.

Lalu, pembicaraan jadi hebat bila mengulas humor monitor kaca Indonesia. Warkop DKI, Srimulat, Bagyo Grup ialah cuma demikian dari juta-an senjata jagoan TVRI di saat itu yang mengorbit naiknya dunia lawak di tv Indonesia. Atau Johny Gudel, Benyamin S, Dono, Kasino serta Indro di waktu dulu, tidak mempunyai musuh sebanding di waktu sekarang. Tv saat ini, kita sedikit dikasih pilihan, bila tidak mau lihat humor yang berbalut dengan menghancurkan benda yang tuturnya "property dibuat dari bahan yang tidak beresiko" jika tidak, ya, humor yang menggempur ketubuhan.

Kita pernah bernapas lega dengan hadirnya Stand Up Comedy Indonesia dalam skena siaran humor di tv. Berarti, pilihan pirsawan dapat makin luas. Tetapi, acara mode semacam ini langsung menyerah saat banyak stasiun tv yang mengambil style pertandingan sama, tetapi jumlah komentatornya semakin lama daripada pokok acarnya. Ah, mungkin pokok acara itu ialah tawa Soimah yang terus menggema daripada stand up pesertanya.

Gurauan mode stand up comedy banyak juga mendapatkan pertentangan. Banyak materi stand up menarik yang tidak berhasil lolos sensor. Itu pertanda, komisi tidak mengizinkan kita memproses satu humor memakai pemikiran. Tetapi mereka semakin mempersilakan mata kita untuk melihat 2 orang sama-sama olok mengejek, membanting styrofoam serta membentak fisik.

Pantas disadari, siaran humor di Indonesia sudah banyak alami perkembangan, khususnya memburu beberapa customer di luar sana. Arah siaran humor bergerak dari yang sebelumnya memprioritaskan sketsa seperti Ekstravaganza serta Opera Van Java, bersamaan dengan naiknya acara berformat variety show. Kita dapat lihat beberapa pelawak masuk ke acara DahSyat, Inbox, Yuk Keep Smile serta Pesbukers.

Opera Van Java versus lama memang menarik versus paling baik dari zamannya dan bila dibanding dengan acara humor yang lain. Tetapi, tetap, olok-olok berbentuk objek seumpama sule dengan hidung peseknya, masih jadi gacoan dalam acara ini. Serta semenjak acara ini pisah, serta dua personilnya dibawa oleh stasiun tv baru namanya Net TV, acara humor jadi makin luas, serta Opera Van Java versus baru terjerat dalam nostalgia pola variety show.

Andre Taulany serta Sule membuat siaran baru, yaitu acara talkshow dengan nama Ini Talkshow serta malas mereka ucap dengan siaran humor. Siaran yang mulai mengudara pada 2014 lalu mengangkat satu hal yang fresh, walaupun sebetulnya di stasiun itu ada juga project yang sama, yaitu Tonight Show yang saat itu dimotori oleh Arie Untung pada 2013.

Baca : Penghilangan Jumlah Like di Instagram serta Rutinitas Ekspos KehidupanTidak ada sketsa, cuma gelar wicara di antara host serta bintang tamu yang sedang diundang. Terma humor, mereka ganti jadi "menghibur". Sebab humor cuma terpatok dengan kelucuan (walaupun sebetulnya dapat memasukkan bagian emosi, edukasi serta hal-hal lain) sedang bagian menghibur dapat lahir dari beberapa bintang tamunya, tidak cuma berpangkutangan pada host-nya.

Tetapi, acara ini seringkali alami modifikasi. Entahlah sebab memburu komoditi, atau sudah ada dalam senjakala di tv. Menempatkan merek bukan acara humor, seolah jadi blunder saat acara ini dipandang beberapa pemirsanya mulai menjemukan dengan skema yang begitu saja. Bisa kita melihat, jika ingin tidak maunya menyertakan humor, faktor ini masih jadi hal yang untuh serta penting.

Bulan kemarin, Instagram sah Ini Talkshow ucapkan pamit pada pemirsanya. Tetapi, anggapan beberapa pencinta acara ini ialah Ini Talkshow cuma menjadi acara Ini Ramadhan sekaligus juga menggeser Tonight Show yang "direhatkan" terlebih dulu. Serta sesudah Bulan Ramadhan, acara Ini Talkshow akan balik lagi.

Lalu, beberapa minggu lalu, anggapan jika Ini Talkshow tidak ada lagi juga muncul. Dalam situs Instagram pribadinya, Sule mengupload satu acara baru di stasiun tv yang sempat jadi "rumah"-nya serta membesarkan grub lawaknya, SOS. MNC TV kelihatannya tidak mengangkat topik talkshow, tetapi sketsa lawak.

Ini di rasa rasional sebab faktor-faktor. Pertama, sama seperti yang kita ulas di atas, humor mempunyai batasan waktu spesifik. Ganda Sule – Andre memang sempat berjaya serta tidak ada yang menyangsikan jika mereka ialah legenda. Tetapi, mereka bukan Warkop atau Benyamin Sueb, keabsahan humor yang masih tetap bertahan sampai saat ini, belum pasti berlangsung pada humor style mereka.

Baca : Jika Hanya Makkah-Madinah yang Tidak Dapat Dimasuki Dajjal, Bagaimana Nasib Kota Lain?Ke-2, Ini Talkshow tidak ubahnya jadi acara menjemukan. Untuk seorang pencinta, ucapkan ini sangatlah berat. Tetapi, ide acara yang begitu saja, Sule serta Andre yang berparodi serta dipatahkan oleh hadirnya Haji Bolot, Nunung serta Mang Saswi jadi formula yang tidak dapat dipertahankan lama. Makin mereka menjauh dari terma humor, makin terlilit juga mereka cari formula acara.

Ke-3, saat tiba Rafi Ahmad untuk sisi Ini Talkshow, nampak jelas permasalahan mereka ialah rating. Sedang kita kenali sendiri, jika Rafi Ahmad ialah magnet buat beberapa customer tv. Spekulasi diawali, bayaran yang mustahil sedikit juga jadi salah satunya gambling yang dimasukkan dalam dadu. Dengan maksud survive untuk kompetisi external dengan acara lain, kenyataannya formula ini tidak berjalan baik. Kita ketahui, humor Rafi Ahmad tidak sama dengan Andre, Sule, Nunung serta beberapa cast yang lain.

Ke-3, kompetisi internal. Hadirnya Tonight Show serta Malam–Malam Net yang sukses ambil tempat pirsawan di jagad maya, membuat hegemoni acara ini terus tergusur. Saat mangsa pasar dua acara ini ialah generasi yang semakin muda, lalu tersisa Ini Talkshow yang perlu bertemu langsung dengan acara prime time seperti sinetron serta acara kuis yang berderai air mata.

Sekarang, Tonight Show yang acaranya dimajukan jadi jam 7, saya pikir mempunyai masalah yang sama juga dengan Ini Talkshow, yaitu mengeruk ceruk-ceruk mangsa pasar. Permasalahan rating yang dirasakan mereka bukan unsur jam tampil, tetapi jumlahnya pencinta ke-3 acara ini—Ini Talkshow, Tonight Show serta Malam-Malam Net—yang berbasiskan di media sosial, tetapi malas kembali pada tv. Ya, kita kenali bersama-sama, tolok ukur keberhasilan satu acara berada di tangan AC Nielsen.

Robohnya Ini Talkshow, untuk acara yang ikut jadi tulang punggung Net TV sekian tahun terakhir serta jadi referensi humor yang baik dalam meminimalisasi style humor Indonesia ala variety show, ialah bukti lain kekejaman industri tv. Entahlah mundurnya mereka berjalan selama-lamanya atau temporer, yang pasti banyak yang akan rindukan Sule serta Andre saat melepas humor template yang masih tetap saja lucu.

Sule serta Andre tetap mewanti-wanti beberapa pemirsanya saat akan iklan, kata mereka, "jangan kemana saja, di sini saja." Walau sebenarnya, yang berlangsung ialah kami (beberapa pemirsanya) yang di sini saja, serta mereka yang malah kemana saja.

Si Doel Anak Sekolahan Episode 6, Musim 1: Golden Moment


Sang Doel Anak Sekolahan episode 6 ialah pucuk dari semua cerita sang Doel serta keluarganya selama musim pertama. Di Sang Doel Anak Sekolahan episode 5 tempo hari pasti kita bertanya-tanya, sesudah terbongkarnya tentang skripsi Sarah, apa Doel dapat maafkan Sarah serta Hans? Apa mereka dapat bersahabat kembali lagi?

Sang Doel Anak Sekolahan episode 6 dibuka dengan adegan Sarah yang tiba ke rumah Doel untuk mohon maaf tetapi tidak diterima oleh Doel. Doel tidak menampik dengan cara langsung, ia cuma meminta tolong pada Mak Nyak untuk sampaikan jika ia tidak sedang berada di rumah jika Sarah tiba menelusurinya. Mak Nyak yang berprasangka buruk lihat muka susah Sarah, coba menanyakan ada apakah. Sarah cuma katakan jika ia ingin meminta maaf.

Tidak senang dengan jawaban Sarah, Mak Nyak coba menanyakan pada Doel. Mak Nyak berprasangka buruk jika Doel serta Sarah betul-betul sedang berkelahi. Mandra yang sedang ada disana nyaris keceplosan bicara mengenai apakah yang berlangsung di acara ulang tahun Sarah tempo hari malam, tetapi dirintangi oleh Doel.

Sarah tidak putus harapan, ia coba tiba ke pangkalan opelet walaupun cuma berjumpa dengan Mandra disana. Mandra lapor pada Doel jika Sarah tiba ke pangkalan.

"Eh, Doel! Barusan sang Sarah ke pangkalan."

"Ngapain?"

"Ehe, biasa. Barusan ia nangis, Doel. Sepertinya ia suka sekali ama lu. Udaaaah, tunggu apalagi? Sikat saja, Doel!" (Monmaap, Bang Mandra. Emangnya Sarah WC pakai disikat.)

"Heh, Doel! Wanita kalau sudah nangis seperti demikian, tinggal nggiring saja. Kalau gue, wanita seperti demikian sudah gue sosor! Dahulu sang Munaroh sempat gue buat nangis."

"Kenape?" bertanya Doel.

"Lagi maen ayunan gue dorong ampe jatoh."

Ih, Bang Mandra! Kzl!

Di lain sisi, Hans coba dekati Doel lagi serta mohon maaf. Doel yang berasa masih tersinggung serta sakit hati belum juga dapat maafkan Hans serta Sarah.

Baca : Apa Jadi Jika Skincare Dijamin BPJS?Mak Nyak yang berkali-kali diharap Doel untuk bohong pada Sarah pada akhirnya ajak Doel bicara bersama-sama Babe. Babe merekomendasikan pada Doel untuk maafkan Sarah.

"Mengapa Babe tidak katakan jika yang membeli tanah kita di Cisalak itu sang Sarah?"

"Nah setelah elu tidak sempat nanya ama gue." jawab Babe. "Heh, Doel! Segede-gedenya kekeliruan orang, kalau memang die sudah meminta maaf, kite kudu maafin. Kite jangan putuskan tali silaturahim. Dosa besar."

Doel yang masih tetap bingung tentukan sikap pada akhirnya luluh sebab pengucapan Atun. Pagi itu sepulang dari pasar, Atun pernah berjumpa dengan Sarah. Sarah lalu ajaknya jalanan serta makan. Malamnya Atun menanyakan pada Doel apa betul ia sedang ada permasalahan dengan Sarah. Doel menangkis.

"Kesian lho, Bang, die saat ini. Tubuhnya kurus. Ih, Atun sich tidak tega ngelihatnya. Mana ia nangis lagi tersedu-sedu. Matanye lebam. Tentu ia nangis siang-malem. Ngomong saja sulit. Hm, Atun mah takut ia jadi gagu."

"Halah, boong lu!"

"Yeee, Abang tidak sempat yakin sich ama Atun. Bertanya sendiri saja deh ama Sarah. Orang ia katakan kok tidak dapat makan, tidak dapat tidur memikirkan Abang. Setelah Abang kagak ingin maapin ia. Ia katakan kalau Abang tidak mau maafin ia, ia tidak mau makan sampai mati!"

Dengdong!

Perkataan Atun membuat Doel mulai baper, saudara-saudara. Ia mulai mengingat lagi beberapa momen ia berdua bersama Sarah. Prikitiiiwww!

Pada akhirnya sesudah membulatkan kemauan, besoknya Doel tiba ke rumah Sarah. Sesudah sok cool gunakan acara tegas serta ngamuk, Doel katakan jika ia ingin membantu skripsinya Sarah. Ia ingin baca hasil tulisan Sarah mengenai keluarganya. Tentunya Sarah bahagia dong! Peristiwa dimana mereka membaca skripsi Sarah bersama-sama di ruangan belajar Sarah yang sarat dengan beberapa foto keluarga Doel ialah peristiwa ke-2 orang ini berbaikan.

Baca : Masalah Trump Tukar Style Rambut, Mudah-mudahan Jokowi Tidak IkutinBesoknya waktu Doel serta Mandra akan pergi narik opelet, Sarah tiba bersama-sama Hans. Mereka punya niat turut jalanan dengan opelet. Atun yang tidak ingin kalah pada akhirnya ikut-ikutan. Mereka full jalan-jalan hari itu dengan izin Babe untuk libur narik opelet. Sarah katakan jika pas pada hari wisuda Doel kelak, Sarah akan sidang skripsi. Serta janji akan mengejar tiba hadiri wisuda Doel.

Doel pergi wisuda dengan disertai arak-arakan orang sekampung yang turut rayakan. Di universitas, serta sesudah acara wisuda usai Doel belum juga lihat kedatangan Sarah. Kecemasan Doel terbayar waktu pada akhirnya Sarah tiba serta katakan jika sidang skripsinya sukses. Sarah dipastikan lulus. Mereka berangkulan di muka keluarga Doel.

Awawawawwwwww. (Maap, penulisnya baper.)

Dapat disebut lima belas menit paling akhir di episode ini ialah golden event. Pucuk dari semua pucuk. Dimana kesediaan untuk mohon maaf, lapangnya hati untuk maafkan serta untuk mengawali lagi satu jalinan persahabatan yang kompak, semua ada. Banyak pelajaran yang dapat diperoleh. Serta musim pertama Sang Doel Anak Sekolahan ini masih dapat dilihat kapanpun, sinetron yang tidak mengenali musim tersebut.

Tunggu kelanjutan narasi Sang Doel Anak Sekolahan musim kedua!